">

Kamis, 31 Agustus 2017

Polisi Tembak Penyetrum Ikam, Satu Tewaa

Barabai : 2 warga Desa Sungai Buluh , Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai tengah (HST) Kalimantan Selatan mengalami luka tembak oleh petugas Pol Airud Balimau , satu luka dibagian paha dan satunya luka tembak di bagian bokong dan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisan kronologisnya,sekitar Pukul 05.00 Wita petugas dari Pol Airud bersama warga melakukan patroli di kawasan Sungai Kamis atau Handil di Perairan Kayu Rabah Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Patroli ini dibantu warga sekitar dan dibagi menjadi 2 Tim, yakni  Tim 1 pimpin oleh Bratu Pendegla sedangkan Tim 2 dipimpin oleh Bripka Herlambang.

Pada saat melakukan patroli sekitar pukul. 11.00 Tim 1 yg di pimpin oleh Bratu Pendegla bertemu dengan sekelompok warga yang berjumlah sekitar 30 orang dengan jarak sekitar 2 meter yang sedang melakukan penyetruman ikan, sehingga Bratu Pendegla memberikan tembakan peringatan  . Namun pada saat yang bersamaan  Arbain alias Ais Adul  saat itu mengangkat parang dan Bratu Pendegla merasa terancam  ,sehingga menembakkan senjatanya ke arah korban dan kearah  Ibrahim dan  kedua korban tergeletak. Dalam peristiwa ini Arbain alias Ais Adul  meninggal dunia dengan luka tembak di bagian bokong sedangkan Ibrahim mengalami  luka tembak dibagian paha.

Masih keterangan dari pihak kepolisan, korban meninggal dunia  Arbain alias Ais Adul pernah menandatangani surat perjanjian yg ditandatangi di Desa Kayu Rabah pada tanggal 11 Nopember 2016 untuk tidak mengulangi kegiatan penyetruman.

Sementara itu Kapolres HST Mugi Sekar jaya menyatakan pihaknya terus menyelidiki peristiwa tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi,termasuk dari petugas perikanan  yang ikut dalam patroli Pol Airud tersebut.

" Pada saat dilakukan pengamanan ada perlawanan dari yang melakukan penyetruman dengan menggunakan parang,sehingga membahayakan anggota dan terjadi penembakan," jelasnya.

0 komentar:

Google+ Followers