">

Kamis, 11 Mei 2017

Mereka Dewasa Dalam Berpolitik

Banjarmasin : Betapa indahnya Kedewasaan berpolitik ditunjukkan Pelapor dan Terlapor pada saat menerima hasil putusan DKPP terkait kasus dugaan pelanggaran kode etik di Pilkada Serentak 2017 terhadap 8 Komisioner KPU dan Panwas Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sejak  datang ke Kantor Bawaslu Kalimantan Selatan (Kalsel ) Pelapor  dan Terlapor  bertemu dan saling bertegur serta bersalaman.  Keduanya hadir di Kantor Bawaslu Kalsel guna mengikuti putusan sidang DKPL yang dilakukan melalui video conference. Selain itu para pihak Terlapor dan Pelapor duduk berdampingan,serta dengan serius mengikuti jalannya sidang DKPP yang dipimpin Ketuanya Jimly Asshiddiqie.

Ketua DKKP Jimly Asshiddiqie pada kesempatan ini sempat berdialog jarak jauh dengan Pelapor Ahmad Deny Pradana yang merupakan Ketua DPC PDIP kabupaten Hulu Sungai Utara dan Terlapor Ketua Panwaslu Hulu Sungai Utara Sardani. Ia kemudian memberikan apresiasi kepada keduanya yang tetap duduk bersahabat dan saling senyum ramah.

Selain itu setelah putusan sidang disampaikan keduanya bersalaman dan saling memberikan tegur sapa dan berbincang secara santai dan meperlihatkan kedewasaan berpolitik. Pelapor Deny Pradana  menyatakan Kesiapannya menerima segala putusan DKPP.

" Yang penting adalah pembelajaran kepada penyelenggara pemilu agar mereka bekerja profesional, netral dan adil, sedangkan masalah rasa kecewa pasti ada, tetapi kami menghormati putusan DKPP, "ujarnya,  Kamis (11/5/2017).

Selanjutnya Terlapor  Ketua Panwaslu Hulu Sungai Utara mengaku ia sangat menghargai laporan yang disampaikan Pelapor ke DKPP,sebab itu hak mereka dan disalurkan melalui jalur yang sudah benar. Sedangkan mengenai hasil putusan DKPP yang menyatakan ia dan 8 Komisoner lainnya tidak terbukti melanggar kode etik sangat menggembirakan, apalagi dalam putusan tersebut memerintahkan Bawaslu Kalsel untuk memulihkan nama baik mereka.

"  DKPP sudah bekerja secara profesional dan adil sejak menerima laporan, menggelar sidang,serta memutuskan kami tidak terbukti bersalah, "ungkapnya penuh senyum gembira.

1 komentar:

  • Wanda hamidah says:
    31 Mei 2017 01.33

    ini kisah nyata saya . . . .

    perkenalkan nama saya zalinah aruf, saya berasal dari kota Bandung saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hampir kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.

    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha atau toko sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang kyai dari sana saya coba menghubungi beliau, awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, DAN MASALAH EKONOMI YG LAIN, TANPA PERLU RITUAL, PUASA DLL. lewat sebuah bantuan penarikan dana ghoib oleh seorang kyai pimpinan pondok pesantren shohibul Qur’an. dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan beliau.kini sy buka usaha distro di bandung.
    Sekali lagi Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada K.h. Muh. Safrijal atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini. Untuk penjelsan lebis jelasnya silahkan >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<<
    Anda tak perlu ragu atau tertipu dan dikejar hutang lagi, Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan. Semoga bermanfaat. Amin..

Google+ Followers