">

Selasa, 09 Mei 2017

Harga Karet di Kalsel Anjlok

Martapura : Puluhan ribu petani karet di Kalimantan Selqtan semakin menjerit, karena harga karet semakin melorot tajam dari harga Rp 10 ribu menjadi Rp 5 ribu per kilogram.

Harga karet ditingkat petani di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam 5 tahun terakhir semakin merosot,sebab harga karet yang sebelumnya sempat mencapai Rp 16 ribu per kilogram ,tetapi kini hanya dikisaran Rp 5 ribu per kilogram.  Walaupun pada awal tahun 2017 sempat mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 11 ribu per kilogram, namun dalam dua bulan terakhir kembali melorot hingga menjadi Rp 5 ribu per kilogram.

Melorotnya harga karet ditingkat petani ini juga dikeluhkan para petani di Kabupaten Banjar. Misalnya Rudianto yang memiliki beberapa hektar perkebunan karet di Kecamatan Astambul menyatakan sudah beberapa tahun terakhir ini petani karet merasakan dampak dari murahnya harga karet ditingkat para petani.  Ia mengaku tidak mengetahui mengapa sampai harga karet terus mengalami penurunan, tetapi yang ia tahu harga karet juga ditentukan oleh pengepul.

"Para pengepul atau para pembeli yang membeli langsung ke petani karet menentukan harga, sebab merekalah yang selanjutnya menjual ke pabrik, "ujarnya,  Kamis (4/5/2017).

Menurut Rudi kehidupan para petani karet sekarang ini jauh dari sejahtera pasca harga karet semakin melorot tajam.  Anak -anak petani karet yang sebelumnya bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, kini sebagian terpaksa hanya batas SLTA saja. Ia juga menambahkan saat ini sudah beredar kabar dari para pengepul,bahwa harga karet akan turun lagi menjadi Rp 4 ribu per kilogram.

" Kami berharap pemerintah mencarikan solusi terbaik agar harga tidak terus semakin murah,supaya petani tidak semakin merugi, "harapnya.

0 komentar:

Google+ Followers