">

Jumat, 03 Maret 2017

Awas : Korupsi Perjalanan Dinas DPRD

Martapura :  Aktivis Parlemen Jalanan Kalimantan Selatan meminta semua pihak mengawal jalannya proses hukum atas dugaan korupsi perjalanan dinas ke luar daerah di DPRD Kabupaten Banjar . Partai Politik juga diminta perannya untuk memberantas korupsi dan bukan menghalangi, Jumat (3/3/2017).

Di beberapa daerah di Indonesia kasus dugaan korupsi perjalanan dinas anggota DPRD tidak jarang menyeret oknum anggota dewan ini ke balik jeruji besi. Namun, tidak semua kasus mau dan bisa di lakukan oleh aparat penegak hukum, karena kuatnya tekanan politik dalam menangani kasus seperti ini.

Ketua Aktivis Parlemen Jalanan Kalimantan Selatan Badrul Ain Sanusi menyatakan semua sama di mata hukum,apakah orang biasa,pejabat eksekutif, legislatif ,bahkan yudikatif tidak berbeda dalam upaya penegakan hukum. Para penyidik tidak boleh di intervensi atau ditekan dalam upayanya membongkar sebuah kasus, seperti kasus dugaan korupsi perjalanan dinas anggota DPRD Banjar tahun anggaran 2015 dan tahun 2016.

"Penyidik harus tetap menjalankan proses hukum dan tidak boleh ada intervensi atau tekanan, apalagi tekanan dari partai politik ,karena ingin menyelamatkan kadernya dari jerat hukum, "jelasnya, Kamis (2/2/2017).

Selain itu menurut Badrul Ain Sanusi Partai Politik harus membantu upaya pemberantasan korupsi yang kini merupakan extra ordinary crime, bukan menghalangi upaya penegakan hukum.  Untuk itu Partai Politik harus berani membersihkan partainya dari koruptor agar masyarakat bisa merasakan keadilan di negeri ini.

Berdasarkan data dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar di Martapura, Anggaran perjalanan dinas DPRD Banjar sebagai berikut :

item-item perjalanan dinas mencakup

1.rapat dan konsultansi ke luar daerah
2.program peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah
3.peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota DPRD
4.sosialisasi perundang undangan.

Secara keseluruhan total anggaran perjalanan dinas ke luar daerah tahun 2015 Rp.16.388.200.000 . Kemudiaan untuk tahun anggaran di tahun 2016 mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni Rp.24.217.300.000,.

0 komentar:

Google+ Followers