">

Minggu, 26 Februari 2017

Pendamping Penerima PKH Harus Lulus Diklat

Banjarbaru : Seluruh Pendamping Program Keluaraga Harapan (PKH)  harus mengikuti Diklat  sebelum mendampingi  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bantuan sosial pasca perubahan pola penyaluran bantuan sosial dari tunai menjadi non tunai.

Menteri Sosial Khofifah mengingatkan kepada semua pendamping masyarakat  Keluarga Penerima Manfaat  (KPM)  dalam Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan atau Diklat. Hal itu jelasnya untuk memberikan pengetahuan atau skill baru kepada para pendamping setelah adanya perubahan penyaluran bantuan sosial dari tunai ke non tunai.

"Pendamping PKH harus meningkatkan pengetahuannya,misalnya ia bisa mengenalkan kepada yang ia dampingi,dimana agen tempat  mencairkan bantuan, "jelas Khofifah,Sabtu (25/2/2017).

Selanjutnya Mensos juga mengungkapkan di Kalimantan Selatan dari 13 Kabupaten/Kota,hanya ada 8 yang siap menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan secara Non Tunai. Selain itu besok jelasnya ia akan meluncurkan program PKH non tunai  untuk seluruh Kalimantan di Kota Tanjung Kabupaten Tabalong ,Kalimantan Selatan.

0 komentar:

Google+ Followers