">

Senin, 25 April 2016

Korupsi Bumdes Kabupaten Banjar di Tipikor Banjarmasin

KBRN,Banjarmasin : Kasus Korupsi Bumdes di Kabupaten Banjar terus berjalan oleh Pengadilan Tipikor Banjarmasin dan mendudukan dua orang terdakwa,yakni Mantan Camat Simpang Empat berinisial MM dan Mantan Direktur Bumdes di Desa Simpang Empat berinisial SA. Kedua terdakwa dituntut masing - masing 18 bulan penjara ,dan denda masing- masing Rp 50 juta atau subsider 1 bulan kurungan penjara.

Menurut JPU Budi Mukhlis SH yang juga merupakan Kasi Pidsus di Kejari Martapura, dalam berkas tuntutannya yang dibacakan didepan majelis hakim yang dipimpin Affandy SH, bahwa  kedua terdakwa terbukti bersalah sebagaimana yang diatur pada pasal 3 UURI No 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah pada UU No 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,Sehingga selain diancam hukuman badan, kedua terdakwa juga dibebani membayar denda masing-masing Rp50 juta atau subsidir 1 bulan kurungan penjara.


Atas tuntutan JPU tersebut, kedua terdakwa melalui penasehat hukum Munawar SH MH, menyatakan akan melakukan pembelaan,sedangkan uang pengganti kerugian negara sudah dibayar oleh kedua terdakwa yang lebih dulu menjalani proses persidangan.

"Berat atau tidaknya tuntutan akan  kita uraikan dalam pledoi, dan tidak disertakannya membayar uang pengganti sebagai bukti kalau klien kita tidak menggunakan uang tersebut,"tegas Munawar, Selasa (20/4/2016).

MM dan  SA  diseret ke Pengadilan Tipikor Banjarmasin, akibat perbuatan kedua terdakwa  yang melakukan penyimpangan dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Seharusnya dana digunakan untuk  memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi oleh kedua terdakwa justru  digunakan untuk kepentingan pribadi.

Berdasarkan laporan dana yang diselewengkan kedua terdakwa bersumber dari  APBD tahun 2008-2012 Kabupaten Banjar, dan  berdasarkan hasil Audit Investigasu BPKP Kalsel negara dirugikan sebesar Rp154 juta. Selama dalam proses penyidikan oleh terdakwa telah disita sebesar Rp113 juta dan yang dikembalikan para terdakwa ke kas BUMDes langsung sekitar Rp 40 juta.

Kedua terdakwa,yakni MM dan SA tersebut,merupakan pengembangan dari fakta-fakta persidangan sebelumnya yang menyeret dua tersangka Buchori dan Nanang Kurniawan yang sudah di vonis oleh PengadilanTipikor Banjarmasin.

2 komentar:

  • PAK BUDIMAN DI MALANG says:
    7 Agustus 2016 11.34

    Saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok MBAH PESUGIHAN DANA GHAIB

  • ibu irma dari singapura says:
    4 Oktober 2016 19.33

    saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA
    pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos
    sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah
    gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak
    kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan
    nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang
    melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah terpaksa saya
    hubungi dan minta angka bocoran SINGAPURA
    angka yang kemarin di berikan 4D yaitu 6377 TGL 01-09-2016
    ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat Rp.250.juta
    bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negeri
    apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas
    jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah
    ini nomor hp -> (-082-370-357-999-) MBAH SERO
    demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa
    atau silahkan buktikan sendiri..

Google+ Followers