">

Sabtu, 23 April 2016

Jenis Ikan Air Tawar Lokal Semakin Langka

Sejumlah  jenis Ikan lokal di Kalimantan Selatan  mulai terancam punah sehingga diperlukan budidaya dengan  tekhnologi yang tepat agar ketersediaan dan kelestariannya tetap terjaga.

Jenis Ikan air tawar yang khas di Kalimantan Selatan semakin hari semakin berkurang ketersediaannya di pasar- pasar ikan dan bahkan ada jenis ikan yang sangat jarang terlihat  serta diperjuabelikan masyarakat. Hal itu diakibatkan telah terjadi kelangkaan atau ikan air tawar khas Kalimantan Selatan terancam punah.Ikan air tawar khas Kalimantan Selatan yang mulai langka,diantaranya ikan Pipih, Kalui,Tapah,Kalabau,Papuyu,Haruan atau Ikan Gabus.

“Kita akan mengangkat dan mengembangkan tekhnologi budidaya ikan lokal khas Kalimantan Selatan,seperti yang saat ini dilakukan melalui Balai Pembibitan di Mandiagin,” tegas Direktur pembenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan Ir. Sarifin saat kunjungannya ke Kota Banjarbaru,Selasa (19/4/2016).

Selanjutnya Sarifin kembali mengingatkan pentingnya pelestarian dan budidaya ikan lokal Kalimantan Selatan tersebut,agar nantinya bukan hanya sebuah cerita,bahwa pernah ada ikan dengan nama seperti Ikan Kalabau atau Pipih dan lainnya.

“kalau kita biarkan saja,maka jenis ikan local yang saat ini mulai terasa langka,tidak mustahil hanya akan tinggal nama atau seperti cerita dongeng saja,”jelasnya dengan nada serius.


0 komentar:

Google+ Followers