">

Minggu, 30 Agustus 2015

Media Dilarang Terima Iklan Dari Calon Kepala Daerah

Banjarmasin : Pasangan Calon Kepala Daerah Dilarang berkampanye atau beriklan sendiri melalui media massa baik cetak maupun elektronik,sebab Sudah ketentuan undang - undang,dan KPU sudah menyediakan untuk kegiatan kampanye di media .

Komisioner KPU Pusat Arif Budiman  di Banjarmasin,seusai Ikrar Damai Kampanye bagi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan menyatakan, bahwa semua Pasangan Calon Kepala Daerah pada Pilkada Serentak Tahun 2015, setelah ditetapkan sebagai Calon Kepala Daerah dilarang berkampanye atau beriklan sendiri di media massa, baik cetak maupun elektronik. Sebab menurutnya Pemerintah sudah menyediakan dana kampanye di media massa tersebut dan dilaksanakan KPU.

"Media dilarang menerima iklam kampanye dari calon kepala daerah," tegas Arif Budiman, Kamis ( 27/8/2015 ).

Sementara itu Komisioner KPU Kalimantan Selatan Nurkholis Majid saat dikonfirmasi membenarkan statemen dari Soni Sumarsono tersebut tentang dilarangnya bagi pasangan calon kepala daerah melakukan kampanye sendiri melalui media pasca ditetapkan sebagai calon kepala daerah Tetapi, ia menjelaskan,bahwa iklan atau kampanye yang dilakukan KPU untuk calon dilakukan 14,sebelum hari H,yakni 9 Desember 2015.

"Mereka bisa saja melakukan sosialisasi melalui pemberitaan,tetapi untuk menilai apakah mereka melakukan iklan atau kampanye,itu Bawaslu yang akan menilai dan menentukan sanksi," ujar Nurkholis Majid.

Hal senada juga disampaikan Ketua Bawaslu Kalsel Mahyuni, tetapi ia menambahkan jika melanggar ketentuan tersebut calon kepala daerah dapat dicoret sebagai perserta Pilkada Serentak 2015.

Ikrar Kampanye Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan di gelar di Mahligai Pancasila Banjarmasin dan dihadiri pejabat sipil,TNI, dan Polri.

0 komentar:

Google+ Followers