">

Kamis, 23 Juli 2015

Pemindahan Ibukota Provinsi Kalsel Sudah 60 Persen

Martapura : Pemindahan Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan Dari Banjarmasin Ke Kota Banjarbaru Terkendala Anggaran Dan Baru Bisa Dilakukan Sekitar 60 Persen.

Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin seusai mengikuti Haul Datu Kalampayan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Martapura Kabupaten Banjar mengungkapkan,bahwa sejumlah perkantoran pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan  sudah dibangun di Kota Banjarbaru. Pembangunan perkantoran tersebut merupakan bagian dari pemindahan Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dari Kota Banjarmasin ke Kota Banjarbaru.

" Baru sekitar 60 persen perkantoran pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang sudah dibangun dan siap digunakan di Kota Banjarbaru," kata Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, Rabu (22/7/2015).

Menurut Rudy Ariffin kendala utama dalam menuntaskan pemindahan Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, seperti pembangunan perkantoran pemerintahan tersebut adalah keterbatasan anggran yang dimiliki,sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap Sedangkan perkantoran pemerintahan yang  ada di Kota Banjarmasin masih digunakan,dan ada  diantaranya untuk menerima para tamu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. 

Selanjutnya ia mengharapkan  agar Gubernur Kalsel berikutnya dapat melanjutkan pemindahan Ibukota Provinsi dan pembangunan perkantoran pemerintahan, sebab masa jabatannnya akan berakhir sekitar 2 minggu ke depan.

0 komentar:

Google+ Followers