">

Rabu, 17 Juni 2015

Tempat Pembuangan Akhir Terbaik Di Kalimantan


Martapura : Setelah membuka secara resmi acara HUT PMI yangke-70 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-43 di Stadion Demang Lehman, Desa Indrasari, Martapura Kota, Selasa (16/6). Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar meneruskan perjalanannya di Kabupaten Banjar menuju Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan untuk meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cahaya Kencana.

Sesampainya di tempat, Menteri Pak Jokowi ini seakan tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. “Ini taman apa TPA, kok tidak ada kesan kumuh atau bau yang tidak enak. Tempatnya sangat indah, nyaman dan asri. Jauh sekali dari kesan TPA yang selama ini pernah saya datangi,” ucapnya.

 “TPA ini merupakan yang terbaik di Kalimantan Selatan, bahkan di Kalimantan. Pantas saja kota Martapura berhasil meraih penghargaan Adipura Kencana. TPA Cahaya ini mempunyai banyak potensi, seperti menjadi TPA Wisata Edukasi yang sangat bermanfaat bagi daerah lain untuk belajar,” tutur Siti Nurbaya.

Menteri menambahkan, selain dengan view yang menarik, limbah yang ada di TPA Cahaya Kencana berhasil diolah menjadi gas metan yang mampu mengaliri kurang lebih 50 kepala keluarga.

“Saya sangat senang dengan inovasi-inovasi yang sudah dilakukan oleh Bupati Banjar beserta jajaran, melihat TPA seperti ini dan hasil yang dihasilkan dari limbah sampah merupakan hal yang luar biasa, saya ingin setiap daerah memiliki TPA seperti ini supaya lingkungan kita bisa menjadi lebih nyaman dan indah, secara tidak langsung kita sudah ikut andil besar dalam menyelamatkan lingkungan," ujar Ibu Menteri.

Pada kesempatan yang berbeda, Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh mengungkapkan rasa bangganya dengan kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar ke Kabupaten Banjar, “Alhamdulillah Ibu Siti Nurbaya mau berkunjung ke Kabupaten Banjar, banyak hal yang harus dilihat Ibu Menteri tentang kondisi Kabupaten Banjar. Kita memiliki potensi yang luar biasa, baik itu dari potensi alam yang melimpah dan potensi wisata yang tidak kalah dengan kabupaten lain,” jelas Bupati.

Bupati menjelaskan, TPA Cahaya Kencana merupakan hasil kerja keras dan komitmen dari kita semua untuk menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan. Perlu waktu yang tidak sebentar untuk menyulap TPA yang kumuh menjadi TPA yang cantik dan mampu mengolah limbahnya menjadi hal yang bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Kami masih memikirkan hal apa yang masih kurang dengan kondisi TPA Cahaya Kencana saat ini, di akhir masa jabatan saya. Saya ingin benar-benar membuat TPA Cahaya Kencana menjadi TPA percontohan bagi daerah lain. Tetapi tidak hanya sampai disitu, yang terpenting saya sangat ingin perilaku masyarakat kita dapat berubah menjadi lebih bersih dan mencintai lingkungan. Mudah-mudahan kunjungan ibu Menteri ini dapat membawa berkah kepada kita semua,” harap Bupati.


0 komentar:

Google+ Followers