">

Selasa, 23 Juni 2015

BAWASLU KALSEL LAPORKAN BAKAL CALON GUBERNUR KALSEL KE POLISI

Bawaslus RI Kalimantan Selatan Laporkan Dugaan Tindak Pidana Pemilu ke Direktorat Kriminal  Polda Kalimantan Selatan Terkait Dukungan Pencalonan  Gubernur Dan Wakil Gubernur Jalur Independen.

" Berdasarkan hasil Kajian Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, terkait temuan dengan penyerahan dukungan oleh Pasangan Bakal Calon Gubernur Kalimantan Selatan atas nama Hj Noor Wahidah - Hasruddin diduga telah melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu," tegas Komisioner Bawaslu RI Kalimantan Selatan Azhar Ridhanie, Senin ( 22/6/2015 ).

Temuan tersebut selanjutnya jelas Azhar Ridhanie diteruskan ke penyidik Kepolisian di Reskrim Polda Kalimantan Selatan, guna ditindak lanjuti sebagai dugaan tindak pidana pemilu, terkait dengan beberapa dokumen dukungan yang tidak sesuai dengan keterangan yang telah bersangkutan berikan. Selain itu menurutnya ,bukti dugaan Pelanggaran  dan Tindak Pemilu yang diserahkan Bawaslu tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan bisa lebih dimaksimalkan serta diteruskan oleh para penyidik di Kepolisian.

Laporan Dugaan telah terjadi pelanggaran tindak pidana pemilu pada pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tersebut hari ini diserahkan langsung oleh Bawaslu RI Kalimantan Selatan Ke Direktorat Reserse Dan Kriminal Polda Kalimantan Selatan dan diterima oleh para penyidik pihak penyidik.

" Sesuai pasal 184 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2015 , terkait setiap orang yang memberikan keterangan tidak benar terkait dengan dukungan pencalonan  dan diancam dengan hukuman 3 tahun penjara, " tambah Azhar Ridahnie 

Berdasarkan data yang disampaikan Bawaslu RI Kalimantan Selatan,bahwa  pasangan Hj Noor Wahidah- Hasruddin hanya menyerahkan surat dukungan ke KPU Kalimantan Selatan sekitar 3 ribu surat dukungan dan selebihnya sebanyak 100 rim hanya merupakan kertas kosong .

0 komentar:

Google+ Followers