">

Rabu, 22 April 2015

PARA MAHASISWA KALSEL DI YAMAN TETAP AMAN


Para orangtua mahasiswa asal Kalimantan Selatan yang anaknya kuliah di yaman yang kini dilanda perang berhenti cemas  dan menyambut gembira kepulangan anak mereka  ketanah air .

Mahasiswa indonesia  asal Kalimantan Selatan yang belajar di negeri Yaman yang saat ini dilanda perang telah dipulangkan oleh kementerian luar negeri dan telah tiba didaerah . 

" anak saya belajar di universitas Al Ahgaf yaman, sebagai orangtua tentu sangat mencemaskan kondisi anak karena berada dinegara yang sedang berkecamuk perang," kata H.Muhammad Aidil Basith setelah anaknya Pulang ke rumahnya di Kota Martapura, Kabupaten Banjar ( 20/04/2015 ). 

Menurutnya  pada saat mendengar di Yaman sedang terjadi perang di Yaman ia tak berhenti memikirkan nasib anaknya yang  baru enam bulan belajar di negeri tersebut. Tetapi setelah Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia termasuk anaknya yang telah tiba pada hari Jumat lalu jelas HM. Aidil Basith hatinya sudah tenang.

Selain itu warga Kota Martapura ini juga mengucapkan terima kasih karena anaknya beserta teman teman belajarnya di Yaman diantar sampai ke Kalimantan Selatan dalam pelayanan yang baik serta semuanya gratis. 

" anak kami sekarang siap kembali ke Yaman , sebab menurut anak saya sebagian besar teman temannya yang belajar di Universitas Al Ahgaf tidak pulang, misalnya mereka yang berasal dari berbagai negara di Afrika maupun di Asia lainnya," kata Aidil Basith .

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Aripin menyatakan agar para mahasiswa dan para orangtua yang anaknya belajar di negara Yaman untuk tetap sabar dan tidak merasa cemas berlebihan. " daerah yang sedang berlangsung perang di Yaman  adalah di daerah Sana'a dan itu jauh dari dari lokasi para mahasiwa asal Kalimantan Selatan," tegas Rudy Aripin .

Kondisi di Yaman masih belum aman sebab perang yang berlangsung saat ini juga telah berimbas ke bangunan gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sana'a pada hari senin lalu di Sana’a sempat terkena serangan bom dan merusak sebagian gedung tersebut.

0 komentar:

Google+ Followers