">

Sabtu, 28 Maret 2015

Warga Desa Transmigrasi Wonorejo Akan Digusur PT. Adaro Indonesia !?

DPRD Kalsel Bentuk Pansus Permasalahan PT.Adaro Indonesia lalu bagaimana hasilnya?

Pansus terkait PT.Adaro Indonesia sudah sekitar lima tahun kita dengar, misalnya saja pada tahun 2010 Panitia Khusus atau Pansus DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara terkait persoalan PT Adaro Indonesia yang perusahaan pertambangan batu bara yang melakukan eksplorasi di Kabupaten Balangan dan Tabalong ,Kalimantan Selatan.

Pansus di DPRD Hulu Sungai Utara ini terbentuk atas desakan sejumlah elemen masyarakat yang menolak rencana peningkatan produksi batu bara yang akan dilakukan PT. Adaro Indonesia dari 45 menjadi 80 juta ton per tahun.
Latar belakang dari penolakan peningkatan produksi tersebut diantaranya, dampak kerusakan lingkungan yang akan semakin meluas akibat eksplorasi pertambangan yang dilakukan secara terbuka seperti yang dilakukan selama ini.

Setalah Pansus tersebut sepi , kini muncul lagi Pansus Permasalah PT. Adaro Indonesia dari DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, terkait permasalahan lahan PT. Adaro Indonesia dengan warga Transmigrasi di desa Wonorejo, Kecamatan Juai kabupaten Balangan.

Pembentukan Pansus Permasalahan PT.Adaro Indonesia di kabupaten Tabalong dan Balangan di DPRD Kalsel yang sempat menimbulkan Pro dan Kontra . Tetapi sebagian besar anggota DPRD dapat meyakinkan anggota lainnya,sehingga bisa terbentuk. Misalnya, anggota Komisi III DPRD Kalsel Riduansyah menyatakan , pembentukan pansus tersebut berdasarkan laporan masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat. Bahkan, jelasnya komisi III telah meminta penjelasan kepada warga, Bupati, anggota dewan, dan PT Adaro tentang permasalahan sebelumnya akhirnya dewan merasa perlu membentuk Pansus.


“Dalam aduan masyarakat, ada pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang terjadi disana. Untuk menyikapi hal tersebut maka kita merasa perlu membentuk Pansus dengan tujuan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Riduansyah.

Kemudian Ketua Komisi III Badriansyah juga mengatakan hal senada terkait pembentukan Pansus tersebut , sebab menurutnya sudah melalui proses dan telah melakukan peninjaukan ke lapangan oleh Komisi III dengan Komisi IV ke Kabupaten Balangan terutama Transmigrasi di Desa Wonorejo yang akan di relokasi .

Berdasarkan data yang akan di gusur ( relokasi ) PT. Adaro Indonesia , dilokasi Trasmigrasi Desa Wonorejo ,diantaranya , sebanyak 6 Sekolah Dasar dengan jumlah siswa lebih dari 300 orang,fasilitas Kesehatan untuk Masyarakat , 2 buah Polindes dan Pustu di Desa Wonorejo, serta satu buah Puskesmas di Desa Sumber Rejeki Dusun 6 yakni, Puskesmas Pirsus II di Kecamatan Juai. Hal itu belum lagi dengan fasilitas umum lainnya.

Sementara itu sebagian warga di Kalimantan Selatan merasa cukup miris warga masyarakat satu desa Transmigrasi ,seperti Desa Wonorejo, hampir seratus persen sudah dikuasai PT.Adaro Indonesia dan akan digusur akibat perluasan eksplorasi tambang batu bara secara terbuka yang akan menambah kerusakan lingkungan.

Selain itu masyarakat di Kalimantan Selatan mengharapkan para wakil rakyat yang duduk di DPRD Kalsel tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Sebab masyarakat belajar dari pengalaman, tidak sedikit permasalahan atau kasus akhirnya mengalir sampai kelaut dan menguap dengan tidak jelas. Video Kegiatan Tambang

0 komentar:

Google+ Followers