">

Selasa, 10 Maret 2015

KLB Penyakit Campak Di Perbatasan RI- Malaysia

Bupati Nunukan Menetapkan Tanggap Darurat Wabah Campak.

Wabah penyakit campak yang menyerang masyarakat di Kabupaten Nunukan tersebar di beberapa wilayah di Kecamatan Siemanggaris, seperti di Desa Sungai Ular,Sekudoyan Taka dan Desa Tabur Lestari dengan total jumlah mencapai 73 kasus.

Mewabahnya penyakit campak di Kecamatan Siemanggaris ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Bupati H. Basri, sejak tanggal 3 Maret lalu menetapkannya sebagai Tanggap Darurat Wabah Campak di seluruh wilayah tersebut.

Bupati Nunukan H.Basri dalam kunjungannya ke Kecamatan Siemanggaris menyempatkan diri mampir ke Posko Tanggap Darurat Wabah Campak dan mendapat penjelasan  dari Kepala Dinas Kesehatan setempat, H. Rustam Syamsuddin bahwa jika ditemukan dua sampel positif campak, maka harus ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa ( KLB ) Campak ( 7/03/2015).

Selain itu Rustam Syamsuddin juga menjelaskan kepada Bupati Nunukan tentang koordinasi yang pihaknya lakukan dengan instansi lainnya , dalam menghadapi wabah penyakit campak berikut juga cara pencegahannya  sehingga tidak terus menyebar

"Kita harapkan ini pertama dan terakhir, jadi tolong ditanya satu persatu yang belum dikasih vaksin untuk diberikan," kata Bupati Nunukan  H. Basri mengingatkan Kepala Dinas Kesehatan Rustam Syamsuddin.

Selain itu pada kesempatan yang sama Bupati Nunukan ini juga mengharapkan agar Dinas Kesehatan setempat untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik- baiknya kepada warganya yang saat ini menderita penyakit campak (Del).

0 komentar:

Google+ Followers