">

Selasa, 03 Februari 2015

Pelaku Pembawa 250 Gram Sabu Di Tangkap Anggota TNI

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Linud 433/Julu Siri yang bertugas di Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan seorang pria berinisial M yang berupaya menyelundupkan sabu seberat 250 gram dari Malaysia ke Indonesia.

seorang pria berinisial M berhasil diamankan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Linud 433/Julu Siri yang bertugas di Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, ketika berupaya menyelundupkan sabu seberat 250 gram atau senilai 500 juta Rupiah dari Malaysia ke Indonesia.

Tersangka M ditangkap pada hari Senin kemarin saat keluar dari Dermaga Aji Kuning yang Rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Sulawesi dengan menggunakan KM Bukit Siguntang yang bertolak ke Sulawesi hari ini," kata Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433/Julu Siri, Agustatius Sitepu (Selasa /3/2/2015).

Menurut Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433/Julu Siri, Agustatius Sitepu, untuk mengelabui petugas, tersangka memasukkan sabu yang dibungkus plastik putih dalam lima kemasan kotak susu kedelai cair siap minum. Pada kemasan kotak susu kedelai cair tersebut bagian atasnya diisi dengan roti sedangkan bagian bawahnya diisi dengan lima bal sabu. Namun berkat kejelian petugas modus yang dilakukan tersangka tidak berhasil . “ Kita curiga karena kemasan di bawahnya tidak rapi," ungkap Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433/Julu Siri, Agustatius Sitepu.

Berdasarkan keterangan Agustatius Sitepu, tersangka merupakan pemain lama yang menjadi target operasi aparat keamanan di wilayah perbatasan dan menurut keterangan tersangka sabu seberat 250 gram tersebut akan diedarkan di kampung halamannya di Bone.
Tersangka M mengaku ia hanyalah seorang kurir yang akan dibayar sebesar 15 juta Rupiah untuk meloloskan sabu seberat 250 gram . Besarnya upah kurir disinyalir menjadi salahsatu penyebab tingginya angka penyelundupan narkoba didaerah perbatasan (del).

0 komentar:

Google+ Followers