">

Kamis, 05 Februari 2015

Nunukan Membutuhkan 1500 Orang Guru


Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan mengharapkan ada kebijakan dari Pemerintah Pusat pasca melakukan moratorium Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama lima tahun kedepan. Khususnya daerah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang masih membutuhkan tenaga pendidik. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Hasmuni.  Di Kabupaten Nunukan masih saja kekurangan guru, ditambah lagi dengan peraturan pemerintah yang mengharuskan tenaga pendidik atau guru memiliki kualifikasi pendidikan Strata Satu (S1).


Kemudian terkait hal tersebut Hasmuni berharap ada kebijakan dari pemerintah mengenai tenaga pendidik, diantaranya dengan  adanya  pengecualian moratorium terhadap guru yang bertugas di daerah Terdepan,  Terluar dan Tertinggal (3T)  yang rata - rata masih memiliki kualifikasi pendidikan di bawah S1, dan itu karena kurangnya tenaga guru.


Berdasarkan keterangan Hasmuni , kebutuhan guru di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara masih sangat besar, diantaranya untuk  tingkat SD kabupaten Nunukan membutuhkan sekitar 700 orang guru, SLTP   350 guru dan SLTA atau kejuruan sebanyak  500 orang guru atau dengan jumlah total sekitar 1500 orang guru.


Selain itu Sektretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Hasmuni menyatakan dengan adanya moratorium CPNS yang dilakukan pemerintah pusat selama lima tahun kedepan akan memperparah kebutuhan guru di Kabupaten Nunukan. Untuk itu jelas Hasmuni  pihaknya harus mengambil langkah lain dalam mengatasi kekurangan guru di Daerahnya, diantaranya dengan menambah tenaga guru honorer  yang kedepannya diberi kesempatan dan diikutsertakan dalam formasi guru .


“Tentunya hal ini akan menjadi delamatik kedepannya. Karena didaerah terdepan, dan terkecil masih sangat kekurangan guru,” tegas Hasmuni (Del).


2 komentar:

  • Elia Banasip says:
    5 Februari 2015 15.04

    kalau bisa pak usulan saya kepada dinas pendidikan kabupaten nunukan...kedepannya tolong pak di data setiap UPTD masing-masing kecamatan terkhusus lagi wilayah 3 sebuku,,,,,,tolong formasi guru agama Kristen ditambah lagi karena berdasarkan pengamatan saya disebuku sangat membutuhkan guru Agama Kristen.......kok tahun ini malah guru agama islam yg lebih banyak formasinya padahal disana mayoritas kristen bagaimana pengaturan masing2 UPTD ini pak....salam putra Daerah Agabag sebuku

  • Journalist on Duty says:
    5 Februari 2015 19.48

    Siap

Google+ Followers