">

Sabtu, 14 Februari 2015

Malaysia Usir Buruh Illegal Lewat Nunukan


Malaysia Pulangkan Buruh Migran Indonesia BMI Ilegal Lewat Nunukan


Kembali Kerajaan Malaysia mendeportasi 40 Buruh Migran Indonesia BMI  ilegal melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Semuanya dipulangkan dengan kapal Motor Purnama Ekspress yang sandar di Nunukan pada Kamis (12/2/2015) pukul 18.00

Sebelum dideportasi, ke-40 orang itu juga telah menjalani masa tahanan di Pusat Tahanan Sementara PTS Sandakan.

Berdasarkan data Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Nunukan, sebanyak 22 orang di antaranya memiliki dokumen yang kadaluarsa,  dan satu orang tersandung kasus kepemilikan sabu-sabu.


Selain itu, ada pula satu BMI ilegal yang masih di bawah umur remaja inisial R berusia 14 tahun, mengaku ditangkap saat menunggui ibunya yang sedang sakit.

“Saya ditangkap saat menunggui ibu yang sakit. Kami tinggal di Sandakan hanya berdua, bapak sudah tidak ada. Saya masih menunggu abang," ujarnya. 


Selanjutnya pada Jumat (13/2/2015), lagi-lagi Kerajaan Malaysia melakukan pemulangan terhadap 100 orang Buruh Migran Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kalimantan Utara. 


Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi Nunukan Nasution mengatakan, Kerajaan Malaysia melakukan pembersihan, hal itu dilakukan mengingat Buruh Migran Indonesia banyak yang tidak memiliki dokumen resmi, sehingga mereka dipulangkan melalui pelabuhan Tunon Taka Nunukan, dengan menggunakan kapal resmi. 


“Buruh Migran Indonesia tidak kapok ke Malaysia untuk mencari kerja, walau tidak memiliki dokumen resmi, sehingga Kerajaan Malaysia melakukan pembersihan di negerinya”, ungkap Nasution. (del).


0 komentar:

Google+ Followers