">

Jumat, 29 Agustus 2014

Para Sopir Taksi Keluhkan Pembatasan BBM Bersubsidi



Para sopir angkutan kota dalam provinsi dan angkutan pedesaan di kabupaten banjar keluhkan pembatasaan BBM Bersubsidi.

Martapura : Dalam satu pekan terakhir para sopir taksi angkutan kota dalam provinsi dan angkutan pedesaan di kabupaten banjar provinsi kalimantan selatan mulai merasakan kesulitan untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis Premium sebagai dampak dari Pembatasan BBM  Bersubsidi yang di jalankan Pemerintah. 

Tabar sopir taksi jurusan martapura - Banjarmasin didampingi para sopir lainnya menuturkan para sopir dan penumpang sangat mengeluhkan pembatasan BBM  bersubsidi khususnya premium atau bensin yang mereka butuhkan, sebab untuk mendapatkan BBM itu mereka terpaksa harus antre  lama yakni antara satu sampai 2 jam di spbu .

Kondisi demikian jelas  sopir taksi  juga dikeluhkan  penumpang didalam mobil taksi yang merasa perjalanan menjadi lebih lama sampai ke tujuan. " pembatasan bbm boleh saja diberlakukan pemerintah,tetapi harus ada solusi yang lebih baik untuk angkutan penumpang umum  dibanding mobil  pribadi, sebab karena banyaknya mobil pribadi di spbu/ mereka sering tidak kebagian bbm bersubsidi," tegas Tabar salah seorang juru bicara dari para sopir di terminal Balauran Martapura ( 28/08/2014).

Sementara itu dari pantauan rri telah terjadi antrean yang cukup padat dan panjang di sejumlah spbu di kalimantan selatan sebagai dampak dari pembatasan bbm bersubsidi yang telah diterapkan pemerintah . Pembatasan bbm bersubsidi ini diharapkan masyarakat tidak semakin membuka celah bagi para spekulan atau pelansir yang semakin menyusahkan masyarakat ditengah terbatasnya pengawasan dan pengamanan dari aparat berwenang.

0 komentar:

Google+ Followers