">

Jumat, 11 Juli 2014

Safari Ramadan 1435 H Di Kabupaten Banjar

TEGUHKAN KETAQWAAN,  RAIH KEBERKAHAN
 
            Ramadan sebagai bulan bertabur kebaikan, termasuk bagi seorang kepala daerah bulan Ramadan merupakan momentum baik untuk lebih merekatkan silaturahmi dengan masyarakat yang dicintainya.
             Bagi Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh  menyambut Ramadan tahun ini dengan jadwal silaturahmi bersama masyarakat melalui acara safari Ramadan dan berbuka puasa dengan masyarakat telah teragenda rapi.
            Orang yang berpuasa dengan penuh keikhlasan dan hanya mengharapkan ridha Allah akan mewujudkan ketaqwaan bukan hanya dalam dirinya, melainkan juga dalam masyarakatnya.
Orang yang  berpuasa untuk meraih ketaqwaan pribadi niscaya akan mendapatkan keberkahan Ramadan, apalagi dibarengi dengan upaya membentuk masyarakat bertaqwa dengan menerapkan syariah Islam secara kaffah (sepenuhnya).
            “Ulun sangat gembira bisa bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan pian sabarataan, terlebih di bulan penuh berkah ini dan semoga segala apa yang kita niatkan akan mendatangkan ridha dan kebaikan dari Allah SWT,” ucap Bupati H Khairul Saleh, saat melakukan Safari Ramadan 1435 H, di Masjid Syekh Abdul Hamid Abulung, Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat, Senin (30/6).
            Diungkapkan H Khairul Saleh saat bersilaturahmi didampingi Ketua TP PKK Dra Hj Raudatul Jannah MSi dan Sekda Banjar dan istri, serta Pejabat Pemkab Banjar, momentum Ramadan merupakan media penuh kebaikan  untuk meneguhkan keimanan dan meraih keberkahan Allah.
            “Ulun juga memohon doa pian sabarataan untuk tetap istiqamah dan diberikan kesehatan dan kesempatan Allah untuk lebih bekerja keras  lagi memajukan pembangunan di Kabupaten Banjar dan  sekaligus dimudahkan serta dikabulkan segala hajat untuk kepentingan pembangunan banua,” ucap Bupati penuh haru.  
            Ketua Ikatan Persaudaraan Haji dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Kalsel ini  mengatakan bersama Pak Fauzan Saleh,  akan lebih bekerja keras  terlebih  menjelang masa akhir jabatan sebagai  kepala daerah

0 komentar:

Google+ Followers