">

Sabtu, 15 Desember 2012

Computer crime act (Malaysia)/CCA/ Cyber Law


Sebagai negara pembanding terdekat secara sosiologis, Malaysia sejak tahun 1997 telah mengesahkan dan mengimplementasikan beberapa perundang-undangan yang mengatur berbagai aspek dalam cyberlaw seperti UU Kejahatan Komputer, UU Tandatangan Digital, UU Komunikasi dan Multimedia, juga perlindungan hak cipta dalam internet melalui amandemen UU Hak Ciptanya. Sementara, RUU Perlindungan Data Personal kini masih digodok di parlemen Malaysia.
CCA memberikan penafsiran tentang komputer, jaringan komputer, output, data, fungsi dan program. Aspek penyalhgunaan computer dalam CCA meliputi akses tidak sah, akses tanpa izin, modifikasi tidak sah, miss komunikasi, abetmen serta pencarian obstruksi. Di Malaysia digital hukum cyber terdiri dari Computer Crime Act 1997, Digital Signature Act 1997, Telemedicine Act 1997, Communication Signature Act 1997, Komunikasi dan Multimedia 1998 Copyright Act (Amendment) Act1997, Komunikasi dan Multimedia Malaysia Undang-Undang Komisi 1998 and Optical Disk Act 2000. 1998 dan Optical Disk Act 2000.
The Computer Crime Act mencakup, sbb:
• Mengakses material komputer tanpa ijin.
• Menggunakan komputer untuk fungsi yang lain.
• Memasuki program rahasia orang lain melalui komputernya.
• Mengubah / menghapus program atau data orang lain.
• Menyalahgunakan program / data orang lain demi kepentingan pribadi.

Source: Kamus Komputer dan Teknologi & net

0 komentar:

Google+ Followers